Jumat, 16 Juli 2010

The First

Day.. aku anggap ini pertemuan kita kembali. Mulai hari ini aku akan kembali berlabuh padamu, mencurahkan isi hatiku, menceritakan penggalan kisah perjalananku, seperti dulu..

Bermula dari hari ulang tahun Zidan. Ya..hari ini genap 10 thn usia Zidan. Pagi2, ia ngambek, ngga mau sekolah, katanya di sekolah bete, ngga seru. Setelah berbagai argumentasi, aku ngga berhasil membujuknya. Alhasil, Zidan hari itu bolos. Kupikir, ia ngga mau sekolah karena kuatir dikerjain teman2nya gara2 ulang tahunnya itu.

Jadwalku pagi tadi, jam8 raker PC di Cijujung. Sementara, tugas bikin proposal tuk rapat PD siangnya, belum kelar. So..karena ngebut kerjain itu, dan Salman sedikit rewel (seperti biasa), terlambatlah aku di acara raker. Malu juga, 'pejabat' PD terlambat hingga 1 jam 15 menit.

Siangnya, rapat PD di Cibinong. Membahas HAN dan presentasi proposal kegiatan. Lagi2 aku sebel. Puncak acara HAN akan diwarnai dengan menggelar acara melukis bersama 3000 anak pada kain yang digelar demikian panjang agar masuk rekor MURI. Apa2an sih.. seremonial yang ngga jelas manfaatnya. Cuma sekedar 'rekreasi' melelahkan untuk anak-anak. Apa implikasinya terhadap perkembangan anak-anak Indonesia, khususnya anak-anak Bogor? Akhirnya terbetik kabar bahwa penyelenggaraan di Jakarta ternyata diikuti oleh 6000 anak. Ih.. sana tuh, main banyak-banyakan peserta melukis.. Bukannya melakukan tindakan nyata buat anak-anak Indonesia yang jelas-jelas nasibnya kurang beruntung. Dana dihambur ngga karuan begitu.. Pingin deh..menghadap bupati atau pejabat yang hobbynya mengedepankan seremonial seperti itu, lalu bilang.. wahai saudaraku..bertobatlah!

Sorenya, pulang ke rumah, sambil bawa eskrim buat merayakan ulang tahun Zidan. Tapi Day.. apa yang terjadi? lagi-lagi hatiku remuk redam, karena tak kuasanya aku menghadapi cara dan gaya bicara Zidan. Masya Allah.. ampuun ya Rabb.. tolong tunjukkan jalan untukku agar dapat berkomunikasi dengan baik sama Zidan, dan ia dapat merasakan betapa aku mencintai dan menyayanginya.. Aamiin.

Tentang Nadia dan Salman, mereka masih kakak beradik yang lucu dan sangat bersahabat. Kami saling mencintai..

(Kamis, 16 Juli 2010 - 23.10)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar